LaptopMasbi.com – Seorang mantan karyawan Apple mengaku bersalah di pengadilan federal atas tuduhan konspirasi untuk melakukan penipuan dan konspirasi untuk menipu Amerika Serikat. Kejahatan tersebut melibatkan penipuan yang dilakukan pria itu selama sepuluh tahun bekerja di Apple sebagai pembeli dalam rantai pasokannya.

Apple mempekerjakan Dhirendra Prasad pada tahun 2008 untuk bekerja di Rantai Pasokan Layanan Globalnya. Tanggung jawab utamanya adalah membeli layanan dan suku cadang untuk perusahaan dari berbagai vendor resminya.

Pada tahun 2011, Prasad mulai menerima suap, memalsukan faktur, dan mencuri komponen. Prasad meminta bantuan setidaknya dua vendor Apple untuk mengatur dan mengeksekusi penipuan. Penggelapan berlanjut hingga 2018 sebelum Apple menangkap dan mengajukan tuntutan. Keramaian Prasad mengakibatkan kerugian $17 juta.

Salah satu skema yang diakui Prasad melibatkan pengiriman motherboard ke perusahaan bernama CTrends, yang dioperasikan oleh Don Baker, yang mengaku bersalah dalam kasus federal yang terpisah. Baker akan menerima papan dan mengupasnya dari bagian-bagiannya. Prasad kemudian akan menyusun pesanan pembelian, dan Baker akan mengisinya dengan komponen yang dipanen dan faktur palsu. Keduanya kemudian akan membagi uang itu.

Dalam penipuan lain, Prasad mengirimkan suku cadang dari gudang Nevada milik Apple ke Distributor Elektronik Berkualitas. Bisnis ini adalah vendor Apple lain yang dijalankan oleh rekan konspirator Robert Hansen. Seperti skema lainnya, Hansen akan mengemas ulang komponen dan mengirimkannya kembali ke gudang dengan faktur palsu, dan Prasad akan membuat pesanan pembelian. Hansen juga mengaku bersalah dalam sidang terpisah.