Pentingnya Metode Belajar Montessori Untuk Anak

  • Bagikan
metode belajar Montessori

Metode Belajar Montessori – Metode Montessori adalah sebuah metode belajar untuk anak yang pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuan dari Italia, yaitu Dr Maria Montessori. Metode sensorik yang dilakukan dengan cara bermain sambil belajar ini sudah cukup banyak digunakan oleh orang tua untuk mendidik anaknya. Lantas, kenapa metode belajar Montessori khususnya untuk permainan sensorik penting untuk anak?

Alasan mengapa metode belajar Montessori baik untuk Anak

Dengan menggunakan metode belajar Montessori ini dalam kegiatan belajarnya, indra-indra anak akan semakin terangsang seperti indra penglihatan, indra peraba, suara, dan lain-lain. Selain itu, masih ada beberapa manfaat lagi dari metode ini antara lain:

Melatih motorik halus dan kasar

Ada beberapa permainan sensori yang menekankan motorko kasar dan halus pada anak. Permainan ini pun bisa dipilih sesuai usia sang anak.

Salah satu contoh permainannya adalah dengan mengelompokkan benda ke tempat yang berbeda sesuai dengan warna. Melalui permainan ini, ada stimulus yang terjadi. Yaitu, dapat merangsang motork halus pada anak saat tangan mereka memegang benda untuk memindahkannya supaya tidak jatuh. Selain itu, stimulus kecerdasan otak saat anak berpikir bagaimana untuk memindahkan benda ke tempat yang tepat.

Related Post :   Jangan Remehkan! 4 Kebiasaan Buruk yang Mudah Ditiru Anak

Hal ini berbeda apabila orang tua memberi tantangan bagi anak untuk mengambil mainan atau makanan setelah menyelesaikan sebuah rintangan. Aktivitas tersebut bisa melatih motorik kasar serta gerak tubuh dari anak.

Perkembangan bahasa

Tidak semua kata dapat dijelaskan dengan mudah kepada anak. Oleh karena itu, mereka perlu merasakan kata itu sendiri untuk dapat mengerti.

Misalnya, ketika anak belajar kata “keras” saat memegang sebuah batu, di situlah ia dapat memahami kosa kata baru beserta dengan maknanya.

Mengasah kreativitas

Contoh permainan sensorik menggunakan metode belajar Montessori yang terakhir adalah open ended play, dimana pada permainan ini anak bisa bebas berekspresi menggunakan bahan yang sudah disediakan. Misalnya, orang tua bisa menyediakan lem, gunting serta origami dan biarkan anak bebas mengasah kreativitasnya dan membuat suatu kreasi dengan bahan-bahan yang sudah ada tersebut.

Inilah mengapa, permainan sensorik disebut penting untuk perkembangan anak. Karena dengan menggunakan metode tersebut, anak dapat belajar sekaligus bermain. Dengan begitu, anak bisa lebih cepat menangkap dan indra-indra dalam tubuhnya dapat lebih terangsang.

  • Bagikan